Ada 5 Sektor Prioritas Dalam Pembahasan KUA-PPAS 2018

MABA- Tim Anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) dan Tim Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Haltim, saat melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018, bertempat di ruang rapat DPRD Haltim, Selasa (7/11/2017), yang dihadiri langsung Wakil Bupati, Ir.Muh Din dan Sekda Haltim, Ir. Moh Abduh Nasar, serta unsur Pimpinan dan Anggota DPRD, maupun intansti terkait.

Ada  5 sektor yang menjadi pembahasan berdasarkan arahan kebijakan  terkait visi misi RPJMD, seperti kesehtan, pendidikan, infrastruktur, pertanian dan perkebunan, serta penguatan sektor ekonomi lokal.

“Hampir rata-rata item per item dibahas,  misalkan, infrastruktur kewilayahan, jalan, air bersih,telekmounikasi, listrik, pelabuhan dan bandara”. Kata Sekertaris Tim Anggaran Pemda Haltim, Ricky Chairul Richfat.

Selain itu, lanjutnya, Dalam rapat tersebut ada beberapa kebijakan yang diusulkan, yakni bagaiman menuntaskan jalur utara-utara. Sebab berdasarkan data yang diterima,  jalan dibagian  utara-utara, yang belum terbangun kurang lebih 17 kilo, sementara  Maba Tengah ke Maba Utara dan Wasile Tengah ke Wasile Utara kurang lebih 20 kilo.

 “Jadi dengan ruas jalan rusak parah  sekitar 30 kilo ini, sudah  menjadi PR (pekerjaan rumah) Pemda untuk dituntaskan ditahun 2018”. Kata Kepala BP4D Haltim

Sementara itu, terkait dengan permasalahan  listrik di Haltim, kedepannya  akan dilakukan bekerjasama dengan PLN daerah dan PLN induk, guna membangun gardu induk di Kota Maba agar dapat menjangkau wilayah Kota Maba.

“Tetapi persoalan air bersih, masih mencari solusi, karena proyek air bersih di Haltim , berasal dari pusat yang diberikan ke daerah. Jadi harus menyiapkan infrastruktur untuk menyambungkan saluran air ke rumah warga, tetapi harus mengkaji  kondisi air bersih ditingakat debit air itu sudah sejauh mana, sehingga dapat dimasukan ke setiap rumah warga”. Terangnya(humas)