Kecamatan Maba Utara

KECAMATAN Maba Utara memiliki luas 899, 45 Km bujursangkar (14 persen untuk keseluruhan Haltim), dengan luas keseluruhannya di daratan pulau Halmahera. Beribukota di desa Dorosago yang berjarak sekitar 122,53 Km dari ibukota Pemkab Haltim. Memiliki batas-batas wilayah dengan kecamatan Wasile Utara (utara), kecamatan Maba Tengah (selatan), kecamatan Wasile Tengah (barat) dan samudera pasifik di sebelah timurnya.

Maba Utara sendiri terdiri dari 10 desa dimana sembilan desa lainnya yakni Sosolat, Lolasita, Wasileo, Pumlanga, Jara-jara, Patlean, Doromoi, Patlean Jaya, dan Lili. Tiga nama yang disebutkan terakhir merupakan desa yang baru dimekarkan pada 2012 lalu. Saat ini kecamatan Maba Utara dipimpin camat Marten Luther Salama SH yang memimpin sejak 2015. Di Maba Utara juga terdapat dua UPT yakni UPT 1 dan 2 Patlean berisi sekitar 350 KK warga transmigran yang berasal dari Jawa, NTT dan Maluku.

Berdasarkan data kependudukan tahun 2015, jumlah penduduknya mencapai 10.109 jiwa (5.237 laki-laki dan 4.872 perempuan) dengan rasio kepadatan 8,10 per kilometernya dengan tempat ibadahnya sebanyak 17 unit yang terdiri dari sembilan masjid dan delapan gereja yang tersebar di masing-masing desa.

Untuk sarana pendidikannya, di Maba Utara sendiri terdapat kurang lebih 11 SD, enam SMP, satu MTs, dua SMA, satu Madrasah Aliyah serta satu Puskesmas, lima Pustu, satu Polindes, serta satu Poskesdes, dimana terdapat tiga dokter yang bertugas untuk melayani kebutuhan kesehatan warganya dan juga tujuh pos klinik KB.

Keunggulan dari potensi di Maba Utara adalah penghasil pangan dari lahan bukan sawah yang luasnya 2.020 hektar dan menghasilkan rata-rata 3.934,23 ton ikan per tahunnya. Maba Utara juga memiliki luas 21.779,4 hektar hutan suaka dan pelestarian alam, 17.646,8 hektar hutan produksi terbatas, 21.133,5 hektar hutan produksi tetap, 18.280,6 hektar hutan produksi yang dapat dikonversi dengan total luas hutan 78.840,3 hektar. ***