Kecamatan Wasile Tengah

KECAMATAN Wasile Tengah memiliki luas 474,90 kilometer bujursangkar (delapan persen untuk keseluruhan Haltim), dengan luas keseluruhan di daratan Halmahera. Beribukota di desa Lolobata yang berjarak sekitar 107,09 Km dari ibukota Pemkab Haltim. Secara geografis, kecamatan ini memiliki batas wilayah administratif dengan kecamatan Wasile Utara di sisi utara, kecamatan Wasile Timur di sebelah selatan, Teluk Kao di bagian timur dan di berbatasan dengan Kecamatan Maba Utara untuk baratnya.

Wasile Tengah sendiri terdiri dari delapan desa dimana tujuh desa lainnya yakni Foli, Bokimaake, Hatetabako, Nyaolako, Puao, Silalayang, dan Kakaraino. Saat ini kecamatan Wasile Tengah dipimpin camat Basmad Robo sejak 2016. Sebelumnya kecamatan ini pernah dipimpin Muhdar Lambutu SIp pada 2006-2009, Laisa Ngongare pada 2009-2010 dan Mirogius Totomo SPd pada 2010-2013, Jahir Hasan pada 2013-2014 serta Khalid Hassan SSTP pada 2014-2016.

Berdasarkan data kependudukan tahun 2016, jumlah penduduknya mencapai 4.950 jiwa (2.595 laki-laki dan 2.355 perempuan) dengan rasio kepadatan enam per kilometernya. Mayoritas penduduk Wasile Tengah adalah pemeluk agama Kristen dengan presentase mencapai 63,60 persen dan sisanya sebesar 36,40 persennya merupakan umat Islam.

Untuk sarana pendidikannya, di Wasile Tengah sendiri terdapat kurang lebih delapan SD, dua SMP, dan satu SMA, serta satu Puskesmas, satu Pustu, serta tiga Polindes dan sembilan Posyandu, dimana terdapat dua dokter yang bertugas untuk melayani kebutuhan kesehatan warganya dan juga sembilan pos klinik KB.

Keunggulan dari potensi di Wasile Tengah adalah penghasil pangan bukan beras dari diatas lahan pertanian seluas 887 hektar dan menghasilkan rata-rata ratusan ton per tahunnya berupa jagung, umbi-umbian, dan kacang-kacangan serta buah-buahan, termasuk pemasok produsen ternak sapi potong, kambing dan unggas, yang juga pemasok di sektor perikanan yang mampu memproduksi rata-rata 256,27 ton ikan laut segar dan 176,72 ikan hasil pengasapan per tahunnya.

Wasile Tengah juga memiliki 3.974 hektar luas hutan lindung, 1.561 hektar hutan produksi terbatas, 20.995,1 hektar hutan produksi tetap, 1.708,4 hektar hutan produksi yang dapat dikonversi dengan total luas hutan 28.234,9 hektar. Sebagian wilayah hutan ini merupakan area blok Lolobata dari Taman Nasional (TN) Aketajawe-Lolobata.

Di sektor pariwisata, Wasile Tengah banyak menyimpan potensinya berupa Bungker peninggalan Jepang Foli, bungker peninggalan Jepang Hatetabako, meriam peninggalan Jepang, Pangkalan Udara Jepang, tari Yospan, pantai Hatetabako, pantai dan terumbu tarang Nyaolako, pantai Bokimaake dan pantai Silalayang, goa Durhaka, air terjun Karakara, air terjun Aketajawe serta air terjun Kali Dua. ***