Pemkab Gelar Sosialisasi Sistem Pengaman Informasi Berbasis Sandi

HALTIM-Dalam menjamin  keamanan informasi di lingkup Kabupaten Halmahera Timur (Haltim),  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskomnifo) Haltim, menggelar sosialisasi sistim pengamanan informasi berbasis sandi, yang dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Pemkab Haltim, yang diselenggarakan diruang aula Kantor Bupati Haltim, Kamis (8/3/2018).

Dalam sabumatan Plt Bupati Haltim Ir Muhdin Mabud, yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial Pemkab Haltim, H. Djae Mandar, mengatakan, pada masa teknologi sekarang ini jaringan komputer bagian yang tak terpisah dari dunia teknologi informasi, dan hal ini bisa dilahat dari banyak pengguna jaringan komputer.

“Hingga kini jaringan komputer telah berkembang dannjuga ,enjadu satu kemajuan maupun perkembangan teknologi jaringan yang banyak membawa manfaat. Karena dengan dihubungkan antara komputer dalam suatu jaringan maka akan memudahkan dalam berbagi data dan informasi,” Katanya

dikatakannya, sistem pengamanan informasi merupakan yang sangat penting untuk dipahami dalam mencegah dari perubahan tanpa izin atau mencegahnya dari pengguna yang tidak sah. Karena tantangan aplikasi TI dan peningkatan penggunaan tegnologi informasi yang telah menimbulkan berbagi isu etika.

“Sehingga itu, melalui kegiatan ini, diharapkan agar para peserta sosialisasi dapat mengekuti dengan saksama dannsegera melakukan tindaklanjuti atas hasil sosialisasi tersebut,”Terangnya

Selain itu Ketua Panita Ade Umar, mengatakan, dengan adanya sosialisasi tersebut, bertujuan melaksanakan tata kelola persandian dalam rangka penjamiman kemanan informasi, melaksanakan pengelolaan seumber daya persandian, melaksanakan operasional pengamanan persandian, serta melaksanakan pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan persandian.

“Dalam kegiatan ini juga, ditargetkan dapat memebrikan gambaran tentang sistem pengembangnan berbasisi sandi, sehingga dapat melindungi kemanan informasi, baik berklarifikasi rahasia atau terbuka milik Pemerintah, serta menyediakan  dan mengoptimalkan sumber daya persandian melalui proses pembelajaran dan pertumbuhan yang didukung menjamen perkantoran secara tranparan dan akuntabel,” jelasnya 

Untuk itu, diimbau kepada seluru peserta sosialisasi, agar dapat memahami arti pentingnya pengamanan informasi dan menyedari segala potensi kerawanan yang ada dilingkungan kerja masing-masing.

“Karena sangat penting nilai sebuah informasi menyembakan seringkali informasin diinginkan  hanya boleh diakses oleh orang-orang tertentu. Sebab jatuhnya informasi ditangan lain dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi,” Pungkasnya (humas)