Bupati Muhdin Resmikan PLTD di Maba Utara

MABA – Warga di Kecamatan Maba Utara Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mulai menikmati aliran listrik. Ini ditandai dengan adanya peresmian Mesin Listrik Negara (PLN) oleh Bupati Haltim, Ir. Muhdin H. Ma’bud di Desa Wasileo, Selasa (22/10/2019).

Aliran listrik masuk ke wilayah Maba Utara ini merupakan bagian dari upayah pemerintah daerah untuk memenuhi permintaan atau keluhan masyarakat melalui proses komunikasi dengan pihak PT. PLN. Meskipun belum seluruhnya warga di Maba Utara belum terkoneksi aliran listrik, namun upayah pemerintah daerah telah mendapat respon dari PT. PLN

Dalam sambutanya, orang nomor satu di Pemkab Haltim ini mengaku, semenjak 2008 lalu, dirinya sudah berupaya untuk membangun listrik ke sejumlah daerah yang sulit dijangkau termasuk Maba Utara. Saat itu tingkat komunikasi bukan dengan pihak PT. PLN melainkan dengan anggaran pemerintah daerah untuk pengadaan mesin (solar cell) . “Waktu itu saya masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan, kami sudah cukup lakukan, ada solar cell (mesin) untuk Jara-jara, Patlean, Sil dan sejumlah daerah lainya,” sebut bupati dihadapan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, bupati memberikan apresiasi kepada pihak PLN yang sudah membangun aliran listrik di Maba Utara, meskipun jaringan listrik yang dibangun oleh PT. PLN itu hanya baru sebatas di Desa Wasileo, karena sesuai dengan kapasitas mesin yang hanya berkekuatan 40 mega. Selain itu, bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Wasileo yang telah memberikan lahan seluas 0,8 hektar untuk pembangunan PLN. “Saya orang yang pertama kali merasa bahagia dengan apa yang dilakukan oleh PLN dan masyarakat Wasileo,” ucapnya.

Mantan wakil bupati Haltim dua periode ini juga menyampaikan ke depan aliran listrik ini akan terus tersambung ke semua desa yang ada di Maba Utara sesuai dengan janji pihak PLN. “Saya dijanjikan oleh pihak PLN untuk menerangi semua Maba Utara,” ujarnya yang disambut dengan tepukan tangan warga.

Kehadiran PLN di Maba Utara mendapat apresiasi dari Warga Wasileo. Dengan dioperasikan mesin PLN ini kata warga, dapat membantu masyarakat tidak hanya pada soal penerangan melainkan ikut mendorong perkenomian masyarakat yang usahanya berkaitan dengan aliran listrik meskipun hanya beroperasi 12 jam. “Terima kasih kepada pemerintah daerah dan pihak PLN yang sudah membangun aliran listrik di Desa Kami,” ujar warga setempat.

Hadir dalam peresmian ini Dony, Manager Bagian Keuangan SDM dan Administrasi, mewakili Manajer UP3 PT. PLN Sofifi,
unsur Muspika, pimpinan SKPD, TNI-Polri serta masyarakat setempat. (BKS)