Wabup Haltim Resmi Buka Forum MPD Di Wasel
Dibuat tanggal: 2025-11-28 21:41:32
Haltimkab.go.id- Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher resmi buka kegiatan Forum Musyawarah Perencanaan Desa (MPD) yang di gelar oleh Pemerintah Kecamatan Wasile Selatan di aula kantor camat, pada Jumat 28 November 2025.
Kegiatan tersebut, dihadiri para kepala desa, BPD, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta tokoh pemuda se kecamatan Wasile Selatan.
Dalam kesempatan itu, wakil Bupati Anjas Taher mengatakan, kita harus memahami tentang perencanaan karena kita hadir dalam rapat koordinasi ini menentukan masa depan desa dan kecamatan.
“Salah menyusuan dan salah menghitung anggaran. Maka tanggungjawab kita semua untuk terus bersinergi demi pembangunan desa yang inklusif,” kata, Anjas.
Wakil Bupati dua periode ini juga menyampaikan kepada semua stokholder dalam rapat koordinasi ini, bahwa Pemerintah Pusat masih lakukan efensiensi anggaran, sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Haltim Tahun Anggaran 2026 kurang lebih 934 Miliar.
“Awalnya APBD kita di 2025 direalisasi 1,2 sampai 1,4 triliun, tapi saat ini tinggal 934 miliar, ada pengurangan di APBD kita kurang lebih 400 miliar, akibat dari efensi anggaran
“Maka, Bappeda bisa meramu sedemikian rupa, sehingga ada usulan bisa diramu sesuaikan dengan kebutuhan kita, namun yang paling penting adalah pengelolaan ditingkat desa bisa dikoordinasikan supaya tidak ada tumpang tindih kegiatan,” pungkasnya.
Camat Wasile Selatan, Zainudin Assor mengatakan, Rapat Koordinasi Forum Musyawarah Perencanaan Desa tersebut, bagian dari sinergitas kecamatan dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat, untuk perencanaan pembangunan desa inklusif dan berkelanjutan.
“Dengan adanya kolaborasi dan koordinasi yang efektif antara pemerintah kecamatan dengan masyarakat desa dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan,” kata, Assor.
Ia juga menjelaskan, tujuannya rapat koordinasi mengusung tema Sinergitas Kecamatan dalam Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat Desa Untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif, untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan, aspirasi, dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat desa.
“Adanya sinergitas kecamatan yang baik, diharapkan pembangunan di desa dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat desa,” pungkas. (Red)