Temu Tani dan Seminar Pertanian Menjadi Spirit Pemda Haltim

Dibuat tanggal: 2025-11-29 21:31:41

Haltimkab.go.id- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Provinsi Maluku Utara (Malut) Ricky Chairul Richfat mengapresiasi Antusias dan  dan semangat para petani di wasile dan wasile timur.

"Tapi saya bersyukur Datang ke sini Wajah-wajah Bapak Ibu Kelompok Tani Semuanya ceria Semuanya penuh antusias," aku ricky.

Ini disampaikan Orang Nomor 3 Haltim itu saat memberikan sambutan pada acara Temu tani dan Seminar pertanian dalam rangka meriahkan Hari Ulang Tahun Transmigrasi Wasile ke 43 di Desa Sidomulyo Kecamatan Wasile Timur,  Sabtu (29/11/2025).

" Saya pikir ini menjadi spirit kami di pemerintah daerah," kata Ricky.

Dikatakan, pada kegiatan ini, 
Pihaknya mau selaraskan
beberapa hal yang mungkin
saja tidak tersampaikan ke para petani yang pertama, konsep pemerintah pusat terkait ketahanan pangan yang melahirkan kebijakan-kebijakan yang sifatnya strategis.

Kemudian, lanjut dia, bulog saat ini  menderikan fasilitas gudang dan semua pusat penelitian
untuk pertanian tanaman pangan
yang mana ditujukan di  Halmahera Timur (Haltim).


" karena Halmahera Timur
termasuk lumbung pangan
Provinsi Maluku Utara," katanya.

Selain itu orang Nomor 3 di Haltim itu juga mengungkapkan, Pemkab Haltim memiliki kontrak dengan BUMD untuk memenuhi kebutuhan petani kebutuhan ASN terkait dengan Beras ASN dan hingga saat ini masih mengalami kekurangan.

Tak hanya itu, Ricky juga mengaku BUMD akan kerjasama dengan kawasan industri di Buli
dengan kawasan industri di Halmahera Tengah
terkait dengan penyediaan logistik bahan pangan.

" tapi kita harus memetakan dulu
cukup tidak beras kita, hasil produksi kita untuk memenuhi kebutuhan tersebut
harganya bersaing tidak," katanya.


Kembali Sekda menegaskan jika Kabupaten Halmahera Timur
Adalah wilayah lumbung pangan utama Provinsi Maluku Utara oleh sebab itu, pemkab akan pelan  pelan mendukung peran petani untuk mendukung status tersebut.


Tak hanya itu sekda juga menegaskan dengan hadirnya Kopdes Mera Putih  maka jenis bisnisnya untuk di Wasile dan Wasile timur,harus difokuskan pada sektor ketahanan pangan.

"Kami akan koordinasikan Ke dinas teknis dan sebagainya," ucapnya.

Ricky juga pada kesempatan itu menyampaikan dirinya berasama kadis Pertanian Abdurahman Halim menemui kementerian Pertanian dengan hasil mendapat alokasi tambahan untuk perkebunan yaitu kelapa 2000 hektare, Kakao 500 Hektare.

" Nah saya berharap Rekomendasi kegiatan hari ini Akan saya bawa ke Jakarta mudah-mudahan
Dengan kondisi yang ada Dan antusias yang ada kita bisa mendapati kuota tambahan
Untuk cetak sawah dan sebagainya," tambah Sekda.

Setelah menyampaikan sambutan, kegiatan dimulai dengan seminar yang mana di hadiri seluruh Gapoktan di di dua kecamatan, Kadis Plt. Pertanian Haltim, Abdurahman Halim, Kepala Dinas Perhubungan, Dwi Cahyono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Khalid Abas, Ketua Komisi III DPRD Haltim Ashadi Tajuddin.

Diketahui, Acara temu Tani dan seminar pertanian menghadirkan narasumber  Aqsan Shadikin Nurdin salah satu akademisi Akademisi Malut dengan tema materi Pengaruh Rantai pasok terhadap ketersediaan dan harga produk pertanian, Ramli Hadun dengan Materi Refitalisasi Struktur Tanah dan peningkatan produksi pertanian, serta Sekda Haltim Ricky CH Richfat dengan pemaparan Stratrgi kebijakan untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan ( Ancaman Krisis Petani Muda).(*).