upati Ubaid Yakub Resmi Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Lingkungan Pemda

Dibuat tanggal: 2025-12-08 01:52:18

Haltimkab.go.id- Bupati Ubaid Yakub resmi kegitana bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan tingkat sekolah di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara tahun anggaran 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Timur mengatakan, definisi perpustakaan tidak sekadar diatur dalam sistematis sebagai pusat sumber belajar dan informasi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula penginapan Marfa Kota Maba, Halmahera Timur. Kegiatan dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD.

"Ketika kita berbicara perpustakaan sekolah sudah pasti mengarah pada sebuh pendidikan. Tentu di dalamnya berisi buku-buku pelajaran dan buku non pelajaran,"kata Bupati Ubaid Yakub, Senin (8/12/2025).

Orang nomor satu Pemkab Halmahera Timur mengatakan, hal ini menjadi tantangan bagi kearsipan dan terutama pengelolaan perpustakaan.

"Karena bagi saya terutama pengelolaan perpustakaan tentu definisi perpustakaan tidak sekadar itu. Tidak sekadar sebuh ruangan atau tempat yang berisi buku-buku majalah atau sumber bacaan lainnya,"ujarnya.

Seraya menambahkan, perusahaan adalah sebuah institusi tidak hanya menyimpan buku dan majalah serta sumber bacaan lainya.

"Saya kira perpustakaan itu adalah sebuah institusi yang tidak saja menyimpan buku dan majalah atau sumber bacaan lain. Tapi ini adalah institusi yang menyimpan pengelolaan dan menyebarkan informasi-informasi analok dan informasi yang konteksnya digital,"jelasnya.

Dengan harapan pengelolaan perpustakaan  dapat memberikan pemahaman kepada pembaca untuk menambah referensi serta informasi.

"Prinsipnya saya mengapresisi bagian kearsipan dan perpustakaan dengan harapan lebih agar dapat  memberikan pemahaman kepada pengelola perpustakaan. Jadi tidak hanya datang mengatur buku- buku yang ada di perpustakaan sebagai referensi lalui selesai,"terangnya.

"Kalau seperti itu perpustakaan kita akan menjadi biasa-biasa saja. Kalau pemahaman kita perpustakaan hanya sebatas itu bahwa indeks generasi tidak akan naik-naik karena minat bacaan masyarakat kita cenderung hanya sebatas itu."

Menjadi tantangan pengelolaan perpustakaan adalah institusi yang harus diberikan kepada masyarakat baik secara digitalisasi. 

"Kita berharap pengelolaan perpustakaan lebih bijak dalam memberikan edukasi minat baca kepada masyarakat, dan khususnya generasi pendidikan yang lebih baik,"tandasnya.(*)