Bentuk Karakter Generasi Emas, Bunda PAUD Haltim Sosialisasikan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”
Dibuat tanggal: 2026-02-11 01:44:26
Haltimkab.go.id- Bunda PAUD Kabupaten Halmahera Timur, Hj Sitinur Ubaid, bergerak cepat mensosialisasikan program strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, terkait penerapan”7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
Kegiatan yang berlangsung Selasa 3/02/26 bertempat di TK Pembina Soagimalaha ini dihadiri Dinas Pendidikan Bunda Paud Desa, Perwakilan Sekolah Paud dan TK Kota Maba dan Orang tua murid ini bertujuan untuk menanamkan dan membentuk pondasi karakter anak usia dini yang disiplin, religius, sehat, dan cerdas di wilayah Halmahera Timur.
HJ. Sitinur Ubaid saat diwawancarai awak media menegaskan bahwa program ini merupakan mandat langsung dari pusat untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menyongsong masa depan.
“Program ini merupakan bagian dari visi Asta Cita ke-4 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk membentuk generasi berkarakter” ujarnya.
Dirinya mengatakan bahwa peran orang tua dan guru adalah kunci utama dalam memastikan kebiasaan positif ini menjadi gaya hidup anak-anak sehari-hari.
” Tujuh poin utama yang harus dipahami dan diterapkan oleh setiap orang tua di rumah diantaranya
Kegiatan yang berlangsung Selasa 3/02/26 bertempat di TK Pembina Soagimalaha ini dihadiri Dinas Pendidikan Bunda Paud Desa, Perwakilan Sekolah Paud dan TK Kota Maba dan Orang tua murid ini bertujuan untuk menanamkan dan membentuk pondasi karakter anak usia dini yang disiplin, religius, sehat, dan cerdas di wilayah Halmahera Timur.
HJ. Sitinur Ubaid saat diwawancarai awak media menegaskan bahwa program ini merupakan mandat langsung dari pusat untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi unggul yang siap menyongsong masa depan.
“Program ini merupakan bagian dari visi Asta Cita ke-4 pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk membentuk generasi berkarakter” ujarnya.
Dirinya mengatakan bahwa peran orang tua dan guru adalah kunci utama dalam memastikan kebiasaan positif ini menjadi gaya hidup anak-anak sehari-hari.
” Tujuh poin utama yang harus dipahami dan diterapkan oleh setiap orang tua di rumah diantaranya
Bangun Pagi Membiasakan anak disiplin waktu sejak membuka mata, Beribadah Menanamkan nilai religius sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, Berolahraga Menjaga kebugaran fisik anak melalui aktivitas gerak yang menyenangkan, Makan Sehat Memberikan asupan nutrisi seimbang untuk pertumbuhan otak dan fisik, Gemar Belajar Menumbuhkan rasa ingin tahu dan budaya membaca sejak dini, Bermasyarakat Melatih empati, sopan santun, dan kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan dan yang terakhir Tidur Cepat Memastikan istirahat yang cukup agar regenerasi sel dan perkembangan mental anak terjaga” ungkap Hj Sitinur.
Dirinya menekankan penekanan khusus yang sangat krusial bagi kesehatan anak. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih selektif terhadap apa yang dikonsumsi anak-anak mereka.
“Saya titipkan pesan kepada Ibu-Ibu sekalian, tolong awasi jajanan anak. Kurangi, bahkan sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung gula berlebihan,bahan pengawet dan zat warna kimia yang berlebihan seperti mie instan,minuman berwarna dan sosis kemasan. “Kesehatan jangka panjang mereka dimulai dari apa yang masuk ke perut hari ini,” tegas Hj Sitinur Ubaid.
Lebih lanjut, Ketua PKK Haltim ini mengajak para orang tua untuk kembali memperkenalkan makanan pokok lokal kepada anak-anak. Menurutnya, potensi pangan lokal di Halmahera Timur sangat kaya dan jauh lebih sehat dibandingkan makanan instan.
“Jangan lupakan makanan lokal kita. Perkenalkan mereka pada sumber karbohidrat alami yang ada di sekitar kita. Selain sehat, murah ini juga menjadi cara kita melestarikan budaya dan kekayaan alam daerah,” tambahnya.
“Saya titipkan pesan kepada Ibu-Ibu sekalian, tolong awasi jajanan anak. Kurangi, bahkan sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung gula berlebihan,bahan pengawet dan zat warna kimia yang berlebihan seperti mie instan,minuman berwarna dan sosis kemasan. “Kesehatan jangka panjang mereka dimulai dari apa yang masuk ke perut hari ini,” tegas Hj Sitinur Ubaid.
Lebih lanjut, Ketua PKK Haltim ini mengajak para orang tua untuk kembali memperkenalkan makanan pokok lokal kepada anak-anak. Menurutnya, potensi pangan lokal di Halmahera Timur sangat kaya dan jauh lebih sehat dibandingkan makanan instan.
“Jangan lupakan makanan lokal kita. Perkenalkan mereka pada sumber karbohidrat alami yang ada di sekitar kita. Selain sehat, murah ini juga menjadi cara kita melestarikan budaya dan kekayaan alam daerah,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan terjadi kolaborasi yang harmonis antara dinas pendidikan,lingkungan sekolah dan rumah. Hj Sitinur Ubaid berharap 7 kebiasaan ini tidak hanya menjadi teori, tetapi menjadi praktik nyata demi menjemput generasi emas Halmahera Timur yang tangguh.
“Jika tujuh kebiasaan ini kita terapkan secara konsisten, insyaAllah anak-anak kita akan tumbuh menjadi anak Indonesia yang hebat dan siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.(Red
“Jika tujuh kebiasaan ini kita terapkan secara konsisten, insyaAllah anak-anak kita akan tumbuh menjadi anak Indonesia yang hebat dan siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.(Red