Bupati Ubaid Yakub Tegaskan Transformasi ASN, Haltim Perkuat Birokrasi Lewat Manajemen Talenta
Dibuat tanggal: 2026-03-04 07:00:43
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, terus menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat birokrasi melalui transformasi tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, bersama Sekretaris Daerah, Ricky Chairul Richfat, melalui ekspose Pelaksanaan Manajemen Talenta di hadapan jajaran pimpinan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat pada Selasa (3/3/2026).
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, mengatakan bahwa Pemkab Halmahera Timur sendiri telah mencatatkan Indeks Kualitas Data sebesar 98,43 persen dengan kategori tinggi, meski masih terdapat beberapa catatan perbaikan data.
" Dari sisi kesiapan, Pemkab Halmahera Timur juga telah membentuk Tim Kerja dan Komite Talenta, termasuk melaksanakan talent mapping berbasis 9-box, serta memanfaatkan SIMATA BKN sebagai sistem manajemen talenta. “Kami optimis dengan pembinaan dan pendampingan dari BKN, implementasi manajemen talenta di Haltim dapat mempercepat penguatan birokrasi dan mengejar ketertinggalan,” ungkapnya.
Dalam presentasinya, Sekertaris Daerah Ricky Chairul Richfat menjelaskan implementasi manajemen talenta di Halmahera Timur dirancang untuk mengoptimalkan sistem merit. Hal ini mencakup perencanaan kebutuhan, pemetaan kompetensi, hingga pola pengembangan karier yang berbasis pada kinerja dan potensi individu.
“Manajemen talenta ini kami bangun sebagai fondasi untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Kami ingin memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan memiliki jalur pengembangan karier yang jelas,” Pungkas Sekda Haltim
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, mengatakan bahwa Pemkab Halmahera Timur sendiri telah mencatatkan Indeks Kualitas Data sebesar 98,43 persen dengan kategori tinggi, meski masih terdapat beberapa catatan perbaikan data.
" Dari sisi kesiapan, Pemkab Halmahera Timur juga telah membentuk Tim Kerja dan Komite Talenta, termasuk melaksanakan talent mapping berbasis 9-box, serta memanfaatkan SIMATA BKN sebagai sistem manajemen talenta. “Kami optimis dengan pembinaan dan pendampingan dari BKN, implementasi manajemen talenta di Haltim dapat mempercepat penguatan birokrasi dan mengejar ketertinggalan,” ungkapnya.
Dalam presentasinya, Sekertaris Daerah Ricky Chairul Richfat menjelaskan implementasi manajemen talenta di Halmahera Timur dirancang untuk mengoptimalkan sistem merit. Hal ini mencakup perencanaan kebutuhan, pemetaan kompetensi, hingga pola pengembangan karier yang berbasis pada kinerja dan potensi individu.
“Manajemen talenta ini kami bangun sebagai fondasi untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Kami ingin memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan memiliki jalur pengembangan karier yang jelas,” Pungkas Sekda Haltim