Bupati Halmahera Timur Buka resmi Musrenbang Kecamatan Maba
Dibuat tanggal: 2026-03-13 10:58:56
Bupati Halmahera Timur, Drs. H. Ubaid Yakub, MPA, secara resmi membuka sekaligus menutup rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2026. Kota Maba menjadi kecamatan ke-10 yang dikunjungi setelah maraton perencanaan yang dimulai sejak Senin lalu di Kecamatan Wasile Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Kecamatan Kota Maba Jumat 13/03/26 ini dihadiri oleh jajaran petinggi Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, di antaranya:
Jajaran Staf Ahli dan Asisten Setda Halmahera Timur.
Ir. Abdul Halim Djen Kipu (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah.
Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Unsur Forkopimca, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan, para kepala desa, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Bupati Ubaid merefleksikan perjalanannya meninjau sembilan kecamatan sebelumnya. Ia menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah seperti Maba Utara dan Wasile Utara yang dinilai masih jauh dari kata layak. Hal ini menjadi dasar bagi Bupati untuk menekankan prinsip keadilan wilayah.
" Halmahera Timur bukan hanya milik Kota Maba, tapi milik Maba Utara, Wasile Utara, dan seluruh kecamatan lainnya. Kita adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Sebagai ibu kota kabupaten, Kota Maba harus menjadi penopang dan penyumbang kemajuan bagi kecamatan-kecamatan lain," tegas Bupati Ubaid
Beliau mengingatkan bahwa indikator keberhasilan pembangunan daerah tidak boleh hanya berpusat di satu titik. "Kota Maba maju, Haltim tentu maju. Namun, jika Maba Utara tertinggal, maka Halmahera Timur belum bisa dikatakan maju sepenuhnya," imbuhnya.
Bupati menginstruksikan agar setiap usulan yang diinput ke dalam sistem SIPD Kemendagri benar-benar menjadi dokumen prioritas yang terukur. Forum ini diharapkan menjadi wadah penyelarasan data yang akurat guna memperjelas status setiap program pembangunan.
Selain infrastruktur fisik, Bupati memberikan perhatian khusus pada penguatan ekonomi masyarakat. Ia menyentil kesiapan daerah dalam menyambut Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Jangan hanya terpaku pada pembangunan fisik. Kita harus memperkuat sektor hulu ekonomi kita. Saya minta masyarakat dan pemerintah desa mulai menyiapkan suplai logistik seperti sayuran, buah-buahan dan bahan logistik lainnya agar kebutuhan program nasional nanti bisa dipenuhi dari hasil bumi kita sendiri," pesannya.
Bupati juga memberikan pengingat keras terkait pemutakhiran data kependudukan. Beliau meminta para aparatur untuk lebih proaktif melakukan update data, khususnya menghapus data warga yang telah meninggal dunia serta memperjelas status data masyarakat rentan agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
Di akhir sambutannya Bupati Ubaid Yakub menaruh harapan besar agar Musrenbang di Kota Maba ini mampu merumuskan program-program strategis yang mampu menjawab tantangan zaman. Beliau berharap melalui perencanaan yang partisipatif dan berjenjang, Halmahera Timur dapat bertransformasi menjadi daerah yang sejahtera secara merata.
"Harapan saya, apa yang kita sepakati hari ini menjadi komitmen moral kita bersama untuk diperjuangkan di tingkat kabupaten hingga provinsi. Mari kita berbenah demi masa depan Halmahera Timur yang lebih baik," pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Kecamatan Kota Maba Jumat 13/03/26 ini dihadiri oleh jajaran petinggi Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, di antaranya:
Jajaran Staf Ahli dan Asisten Setda Halmahera Timur.
Ir. Abdul Halim Djen Kipu (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah.
Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Unsur Forkopimca, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan, para kepala desa, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Bupati Ubaid merefleksikan perjalanannya meninjau sembilan kecamatan sebelumnya. Ia menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah seperti Maba Utara dan Wasile Utara yang dinilai masih jauh dari kata layak. Hal ini menjadi dasar bagi Bupati untuk menekankan prinsip keadilan wilayah.
" Halmahera Timur bukan hanya milik Kota Maba, tapi milik Maba Utara, Wasile Utara, dan seluruh kecamatan lainnya. Kita adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Sebagai ibu kota kabupaten, Kota Maba harus menjadi penopang dan penyumbang kemajuan bagi kecamatan-kecamatan lain," tegas Bupati Ubaid
Beliau mengingatkan bahwa indikator keberhasilan pembangunan daerah tidak boleh hanya berpusat di satu titik. "Kota Maba maju, Haltim tentu maju. Namun, jika Maba Utara tertinggal, maka Halmahera Timur belum bisa dikatakan maju sepenuhnya," imbuhnya.
Bupati menginstruksikan agar setiap usulan yang diinput ke dalam sistem SIPD Kemendagri benar-benar menjadi dokumen prioritas yang terukur. Forum ini diharapkan menjadi wadah penyelarasan data yang akurat guna memperjelas status setiap program pembangunan.
Selain infrastruktur fisik, Bupati memberikan perhatian khusus pada penguatan ekonomi masyarakat. Ia menyentil kesiapan daerah dalam menyambut Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Jangan hanya terpaku pada pembangunan fisik. Kita harus memperkuat sektor hulu ekonomi kita. Saya minta masyarakat dan pemerintah desa mulai menyiapkan suplai logistik seperti sayuran, buah-buahan dan bahan logistik lainnya agar kebutuhan program nasional nanti bisa dipenuhi dari hasil bumi kita sendiri," pesannya.
Bupati juga memberikan pengingat keras terkait pemutakhiran data kependudukan. Beliau meminta para aparatur untuk lebih proaktif melakukan update data, khususnya menghapus data warga yang telah meninggal dunia serta memperjelas status data masyarakat rentan agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
Di akhir sambutannya Bupati Ubaid Yakub menaruh harapan besar agar Musrenbang di Kota Maba ini mampu merumuskan program-program strategis yang mampu menjawab tantangan zaman. Beliau berharap melalui perencanaan yang partisipatif dan berjenjang, Halmahera Timur dapat bertransformasi menjadi daerah yang sejahtera secara merata.
"Harapan saya, apa yang kita sepakati hari ini menjadi komitmen moral kita bersama untuk diperjuangkan di tingkat kabupaten hingga provinsi. Mari kita berbenah demi masa depan Halmahera Timur yang lebih baik," pungkasnya.