Bupati Ubaid Yakub Buka Resmi Kursus Lisensi C2
Dibuat tanggal: 2026-03-26 05:03:34
Halmahera Timur– Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, secara resmi membuka kegiatan Kursus Wasit Sepak Bola Lisensi C2 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Halmahera Timur. Acara pembukaan ini dipusatkan di Aula Penginapan Marfa, Kota Maba, pada Kamis (26/03/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Kabupaten Halmahera Timur, Ashadi Taddujin, jajaran Asisten Setda, Staf Ahli, sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tim instruktur pelatih yang akan mengawal jalannya kursus.
Dalam sambutannya, Bupati Ubaid Yakub menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, kehadiran wasit yang bersertifikasi merupakan investasi penting bagi masa depan sepak bola di Halmahera Timur
"Peningkatan kualitas SDM di bidang perwasitan adalah kebutuhan mendesak. Kita ingin sepak bola kita maju, dan itu harus dimulai dari pengadil lapangan yang memiliki kompetensi mumpuni. Tanpa wasit yang berkualitas, kompetisi yang sehat sulit untuk diwujudkan," tegas Bupati Ubaid.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa seorang wasit pemegang lisensi C2 harus menjadi sosok yang berkarakter. Ia mengingatkan para peserta bahwa kepemimpinan di lapangan hijau menuntut profesionalisme yang tinggi serta keberanian dalam mengambil keputusan yang adil.
"Seorang wasit harus benar-benar profesional. Anda adalah hakim di lapangan. Oleh karena itu, integritas adalah harga mati. Saya berharap kursus ini bukan sekadar mengejar status lisensi, tetapi benar-benar membentuk mentalitas wasit yang jujur, tegas, dan tidak memihak," ungkapnya
Bupati Ubaid Yakub menaruh harapan besar agar para peserta mengikuti seluruh tahapan kursus dengan serius di bawah bimbingan para instruktur pelatih. Beliau ingin melihat wasit-wasit asal Halmahera Timur mampu berkiprah di level yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
"Harapan saya, setelah kegiatan ini selesai, kita memiliki kader-kader wasit yang siap diterjunkan dalam berbagai turnamen resmi. Semoga ini menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga kita yang lebih tertata dan profesional," tuturnya
Terpisah Ketua KONI Halmahera Timur Ir.Ricky Chairul Richfat yang diwakili Sekertaris Umum Ashadi Taddujin mengatakan Ashadi menyampaikan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh pemain berbakat, melainkan juga dari kualitas keputusan pengadil di lapangan.
"Sepak bola yang maju tidak hanya lahir dari kaki pemain yang terampil, tetapi juga dari tiupan peluit yang adil dan cerdas. Saudara-saudara sekalian adalah garda terdepan dalam menjaga integritas olahraga di Halmahera Timur," ujar Ashadi mengutip pesan Ketua Umum.
Lebih lanjut, ditegaskan Ashadi bahwa perolehan Lisensi C2 ini bukan sekadar mengejar lembaran kertas administratif, melainkan sebuah simbol tanggung jawab yang besar. KONI berharap melalui kursus ini, lahir wasit-wasit yang memiliki tiga kualitas inti:
Integritas: Menjunjung tinggi kejujuran di atas lapangan tanpa kompromi.
Kualitas: Memiliki pemahaman mendalam terhadap aturan permainan (Laws of the Game) terbaru.
Mentalitas: Mampu menjaga ketenangan dan ketegasan meski berada di bawah tekanan situasi pertandingan.
Dirinya menambahkan KONI Halmahera Timur berkomitmen penuh untuk terus mendukung program-program yang fokus pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) olahraga. Peningkatan lisensi dari C ke C2 ini diharapkan menjadi tangga bagi para wasit lokal untuk berkiprah di level yang lebih kompetitif.
"Selamat belajar dan selamat berproses. Jadilah pengadil yang membawa kebanggaan bagi daerah kita," tutup Ashadi
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Kabupaten Halmahera Timur, Ashadi Taddujin, jajaran Asisten Setda, Staf Ahli, sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tim instruktur pelatih yang akan mengawal jalannya kursus.
Dalam sambutannya, Bupati Ubaid Yakub menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, kehadiran wasit yang bersertifikasi merupakan investasi penting bagi masa depan sepak bola di Halmahera Timur
"Peningkatan kualitas SDM di bidang perwasitan adalah kebutuhan mendesak. Kita ingin sepak bola kita maju, dan itu harus dimulai dari pengadil lapangan yang memiliki kompetensi mumpuni. Tanpa wasit yang berkualitas, kompetisi yang sehat sulit untuk diwujudkan," tegas Bupati Ubaid.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa seorang wasit pemegang lisensi C2 harus menjadi sosok yang berkarakter. Ia mengingatkan para peserta bahwa kepemimpinan di lapangan hijau menuntut profesionalisme yang tinggi serta keberanian dalam mengambil keputusan yang adil.
"Seorang wasit harus benar-benar profesional. Anda adalah hakim di lapangan. Oleh karena itu, integritas adalah harga mati. Saya berharap kursus ini bukan sekadar mengejar status lisensi, tetapi benar-benar membentuk mentalitas wasit yang jujur, tegas, dan tidak memihak," ungkapnya
Bupati Ubaid Yakub menaruh harapan besar agar para peserta mengikuti seluruh tahapan kursus dengan serius di bawah bimbingan para instruktur pelatih. Beliau ingin melihat wasit-wasit asal Halmahera Timur mampu berkiprah di level yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
"Harapan saya, setelah kegiatan ini selesai, kita memiliki kader-kader wasit yang siap diterjunkan dalam berbagai turnamen resmi. Semoga ini menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga kita yang lebih tertata dan profesional," tuturnya
Terpisah Ketua KONI Halmahera Timur Ir.Ricky Chairul Richfat yang diwakili Sekertaris Umum Ashadi Taddujin mengatakan Ashadi menyampaikan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh pemain berbakat, melainkan juga dari kualitas keputusan pengadil di lapangan.
"Sepak bola yang maju tidak hanya lahir dari kaki pemain yang terampil, tetapi juga dari tiupan peluit yang adil dan cerdas. Saudara-saudara sekalian adalah garda terdepan dalam menjaga integritas olahraga di Halmahera Timur," ujar Ashadi mengutip pesan Ketua Umum.
Lebih lanjut, ditegaskan Ashadi bahwa perolehan Lisensi C2 ini bukan sekadar mengejar lembaran kertas administratif, melainkan sebuah simbol tanggung jawab yang besar. KONI berharap melalui kursus ini, lahir wasit-wasit yang memiliki tiga kualitas inti:
Integritas: Menjunjung tinggi kejujuran di atas lapangan tanpa kompromi.
Kualitas: Memiliki pemahaman mendalam terhadap aturan permainan (Laws of the Game) terbaru.
Mentalitas: Mampu menjaga ketenangan dan ketegasan meski berada di bawah tekanan situasi pertandingan.
Dirinya menambahkan KONI Halmahera Timur berkomitmen penuh untuk terus mendukung program-program yang fokus pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) olahraga. Peningkatan lisensi dari C ke C2 ini diharapkan menjadi tangga bagi para wasit lokal untuk berkiprah di level yang lebih kompetitif.
"Selamat belajar dan selamat berproses. Jadilah pengadil yang membawa kebanggaan bagi daerah kita," tutup Ashadi