Akselerasi SPBE, Diskominfo Haltim Gelar Sosialisasi dan Aktivasi Tanda Tangan Elektronik
Dibuat tanggal: 2026-04-08 23:01:54
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terus memacu percepatan transformasi digital di lingkungan birokrasi. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan sosialisasi sekaligus aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo Haltim, Abubakar A. Radjak, dengan didampingi oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik, perwakilan OPD Lingkup Pemda Haltim, Acara ini juga menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Kominfosan Provinsi Maluku Utara untuk memberikan pendampingan teknis secara mendalam.
Dalam sambutannya, Abubakar A. Radjak menekankan bahwa penerapan Tanda Tangan Elektronik bukan lagi sekadar pilihan, melainkan tuntutan sistem kerja modern yang mengedepankan efisiensi.
"Tanda Tangan Elektronik memungkinkan proses administrasi dan penandatanganan dokumen dilakukan secara fleksibel, kapan saja dan di mana saja, termasuk melalui perangkat telepon genggam, tanpa sedikit pun mengurangi keabsahan dokumen tersebut," jelas Kadis Kominfo.
Ia menambahkan bahwa penguatan instrumen digital ini merupakan bagian dari upaya besar Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur untuk meningkatkan indeks penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Targetnya, Halmahera Timur mampu sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah lebih maju dalam transformasi digital.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoretis. Para Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir langsung melakukan praktik aktivasi email resmi pemerintah dan akun TTE masing-masing.
Sebagai bentuk keseriusan, Diskominfo telah menyiapkan langkah tindak lanjut yang konkret. Tim dari Bidang Persandian dan Statistik akan diterjunkan langsung ke setiap kantor OPD untuk memberikan pendampingan teknis dalam proses aktivasi secara menyeluruh.
Selain urusan teknis, Abubakar juga menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan aparatur sipil negara. Para peserta diingatkan untuk selalu bijak dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya guna menjaga keakuratan data di lingkungan kerja.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat beradaptasi dengan cepat terhadap sistem digital. Harapan besarnya adalah terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan terpercaya," tutup Abubakar.
Dengan aktivasi TTE ini, ke depan diharapkan tidak ada lagi hambatan administratif yang tertunda karena masalah jarak dan waktu, sehingga pelayanan publik di Halmahera Timur menjadi jauh lebih responsif.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfo Haltim, Abubakar A. Radjak, dengan didampingi oleh Kepala Bidang Persandian dan Statistik, perwakilan OPD Lingkup Pemda Haltim, Acara ini juga menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Kominfosan Provinsi Maluku Utara untuk memberikan pendampingan teknis secara mendalam.
Dalam sambutannya, Abubakar A. Radjak menekankan bahwa penerapan Tanda Tangan Elektronik bukan lagi sekadar pilihan, melainkan tuntutan sistem kerja modern yang mengedepankan efisiensi.
"Tanda Tangan Elektronik memungkinkan proses administrasi dan penandatanganan dokumen dilakukan secara fleksibel, kapan saja dan di mana saja, termasuk melalui perangkat telepon genggam, tanpa sedikit pun mengurangi keabsahan dokumen tersebut," jelas Kadis Kominfo.
Ia menambahkan bahwa penguatan instrumen digital ini merupakan bagian dari upaya besar Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur untuk meningkatkan indeks penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Targetnya, Halmahera Timur mampu sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah lebih maju dalam transformasi digital.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoretis. Para Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir langsung melakukan praktik aktivasi email resmi pemerintah dan akun TTE masing-masing.
Sebagai bentuk keseriusan, Diskominfo telah menyiapkan langkah tindak lanjut yang konkret. Tim dari Bidang Persandian dan Statistik akan diterjunkan langsung ke setiap kantor OPD untuk memberikan pendampingan teknis dalam proses aktivasi secara menyeluruh.
Selain urusan teknis, Abubakar juga menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan aparatur sipil negara. Para peserta diingatkan untuk selalu bijak dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya guna menjaga keakuratan data di lingkungan kerja.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat beradaptasi dengan cepat terhadap sistem digital. Harapan besarnya adalah terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan terpercaya," tutup Abubakar.
Dengan aktivasi TTE ini, ke depan diharapkan tidak ada lagi hambatan administratif yang tertunda karena masalah jarak dan waktu, sehingga pelayanan publik di Halmahera Timur menjadi jauh lebih responsif.