Bupati Ubaid Yakub Tinjau Progres RSUD Maba Tipe C

Dibuat tanggal: 2025-11-24 18:53:25

Progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba Tipe C, yang merupakan program strategis nasional, menunjukkan kemajuan signifikan.

Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, didampingi Direktur RSUD Maba, dr. Calice Jackline, serta Manager Proyek PT. Wijaya Karya (WIKA), Angga Eko Wibowo, melakukan kunjungan ke lokasi proyek pada Senin, 24 November 2025.

‎Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan fisik yang dimulai sejak peletakan batu pertama oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada 9 Maret 2025 lalu, berjalan sesuai jadwal dan kualitas yang ditetapkan.

‎Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub mengatakan dari hasil amatan dari Progres Hampir Rampung, Tersisa Tahap Finishing

‎Bupati Ubaid Yakub mengungkapkan kepuasannya terhadap capaian fisik di lapangan. Beliau menilai bahwa pengerjaan proyek senilai lebih dari Rp 139 miliar ini sudah mendekati tahap akhir.

‎"Dari progres fisik yang saya tinjau, mulai dari lantai ke lantai, saya berkesimpulan bahwa pengerjaan utama sudah rampung, dan saat ini kita hanya menyisakan tahap finishing dan penyelesaian akhir. Yang utama adalah kelengkapan alat kesehatan (Alkes) yang harus segera melengkapi, sehingga RSUD ini dapat beroperasi sesuai harapan kita," ujar Bupati Ubaid

‎Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim pelaksana proyek. "Secara umum, saya selaku Bupati memberikan apresiasi luar biasa kepada pimpinan proyek yang telah menghadirkan nuansa baru di pusat pemerintahan Kota Maba ini. "Kami memohon dukungan seluruh pihak agar cita-cita pelayanan kesehatan prima bagi masyarakat dapat terwujud dalam waktu dekat," tambahnya.



‎Terpisah Direktur RSUD Maba, dr. Calice Jackline,  menegaskan bahwa fasilitas baru di RSUD tipe c ini akan membawa lompatan besar bagi pelayanan kesehatan di Halmahera Timur.

‎ "Dengan peningkatan status menjadi Tipe C, RSUD Maba akan memiliki fasilitas dan layanan yang jauh lebih komprehensif. "dilengkapi dengan ruang CT Scan, mamografi, cath lab, ruang hemodialisa untuk cuci darah, ruang perawatan intensif seperti ICU, PICU, dan HCU. Selain itu, kapasitas layanan rawat jalan dan penunjang medis seperti laboratorium dan radiologi akan ditingkatkan secara signifikan, yang tentu saja akan didukung dengan ketersediaan dokter-dokter spesialis yang memadai atas kerjasama dengan Kementerian Kesehatan ," jelas dr. Calice.


‎Sementara itu Manager Proyek PT WIKA, Angga Eko Wibowo, melaporkan bahwa perampungan pekerjaan telah mencapai 89 persen. Proyek ini bersumber dari APBN 2025 dengan masa kontrak 294 hari kalender.

‎"Saat ini, kami memfokuskan pekerjaan pada finishing arsitektur, dan juga testing serta instalasi sistem Mechanical Electrical Plumbing (MEP), termasuk instalasi kelistrikan dan tata udara.

‎" Dengan sisa waktu yang ada, kami akan berupaya maksimal agar target penyelesaian pada 25 Desember dapat terpenuhi," tegas Angga.
‎ 
‎Senada dengan Angga, Dwie Sukmono dari Konsultan Manajemen Konstruksi PT Ciriajasa Cipta Mandiri, memastikan bahwa penyelesaian secara hukum kontraktual akan tuntas pada 25 Desember 2025, sekaligus mempersiapkan kedatangan alat kesehatan utama untuk mendukung operasional rumah sakit. tandanya